BANDUNG KE JOGJA LEWAT JALUR JALAN YANG CEPAT: BANDUNG-JALUR REGULAR BIASA-BUNTU-KEMRANJEN-SUMPYUH-TAMBAK-ROWOKELE-PURBOWANGI-GOMBONG-KARANGAYAR-"GUYANGAN"-(AMBIL KANAN KE PETANAHAN)-"PETANAHAN". PASAR PETANAHAN KE SELATAN 500M-AMBIL KIRI KE ARAH JOGJA: BOCOR-AMBAL-MIRIT-KETAWANG/GRABAG-PURWODADI-CONGOT.PASAR CONGOT AMBIL KIRI KE JALUR REGULAR: TEMON-WATES-SENTOLO-SEDAYU-GAMPING-WIROBRAJAN-MALIOBORO
Minggu, 31 Mei 2009
Amerika Serikat Terus Bantu Indonesia untuk Mengawal para Fundamentalisme Islam
Jumat, 29 Mei 2009
Tilik Buku:Komunitas dan Karya Kerasulan: Suster-suster Carolus baromeus Provinsi Indonesia

Tilik Buku: 20 Taushiyah Hasan Al-Banna
(halaman 4 &5)Sekilas orang-orang IM (ikhwanul Muslimun) adalah menganut aqidah salaf yang keras, namun dilain sisi orang-orang IM adalah penganut Sufi yang sejati yang mengagungkan kelompok, imam dan melakukan bid'ah-bid'ah yangditentang para Salaf (Pro-Madinah)
Tilik Buku: Hasan Al-Banna Seorang Teroris ?
Judul terj. : Hasan Al-Banna Seorang Teroris ?
Buku ini jelas ditulis oleh seseorang yang anti terhadap gerakan yang dipimpin oleh Hasan Al-Banna. Pada buku kecil ini dibeberkan pelanggaran-pelanggaran baik secara aqidah, syar'i dan kemanusiaan yang dilakukan Hasan Al-Banna maupun kelompoknya yang telah mendunia, Ikhwanul Muslimin (IM).

(Halaman: 24-25)
(halaman 22-23)
-------------------------------------
Teramat banyak orang dan sekelompok orang yang menggunakan agama sebagai kendaraan untukkepentingan isme atau mazhab atau politik
Kamis, 28 Mei 2009
Tilik Buku: Bantahan terhadap Ajaran Wahabi; Tinjauan al-Qur'an dan Sunnah Nabi Saw. Karya: Allamah Ahmad bin Zaini Dahlan
(Halaman 4 & 5)
Beberap hal contoh perbedaan yang signifikan
(halaman 184 & 185)
(halaman: 208 & 209)
(halaman: 210 & 211)
(cover Belakang)
----------------
Muhammad hanyalah makhluk berujud manusia biasa!
Tanpa keterlibatan Allah, Muhammad bukanlah siapa-siapa.
Lebih engkau cintai siapa: Allah atau Makhluk, sekalipun makhluk itu Muhammad ?
Senin, 27 April 2009
Mataram Kuno - Kompleks Candi Dieng
Salah satu Candi di Kompkes Candi Dieng (Candi Puntadewa)
Salah satu Candi di Kompkes Candi Dieng (Candi Gatotkaca)
Selasa, 25 November 2008
Iklan Pasta Gigi Tempo Doeloe dan Foto Korps Wanitas Angkatan Laut (KOWAL)
KORPS WANITAS ANGKATAN LAUT
REVIEW MAJALAH LAWAS
REVIEW MAJALAH LAWAS
Varia
Mingguan bergambar Terbit tiap Rabu Anggota SPS
No. 459 1 Februari 1967 Tahun ke-X
Majalah ini berisi 32 halaman, yang ditulis dan bergambar hitam putih. Adapun cover depan dan belakang menggunakan gambar fullcolor. Pada edisi 459 ini, majalah Varia memakai sampul bergambar seorang mahasiswi institur pertanian Bogor dengan nama Onny S. adapun sampul belakang memakai fotomodel Jepang yakni Hiriko. (Maaf sampul belakang tidak kami scan)
Halaman 4 masih berisi lanjutan Cerpen Seputih Saldju Kasihku. Namun di pojok bawah kanan terdapat iklan :
BERTUNANGAN :
SHIRLEX TAN MAY ING
(Puteri keempat tuan/nyonya Tan Hwa Bie)
Dengan
LIM KHAY HAUW
SOLO
-------: 20 Djanuari 1967
SOLO
Tepat di bawah iklan pertunangan tersebut, terdapat iklan KURSUS. Demikian bunyi iklan tersebut:
KURSUS TERTULIS: Sangat Praktis, dikirim ke rumah peladjar dengan pos, Segala Tingkatan, Udjian resmi/diakui atau hanya kepada : Serekat Guru2 Inggeris Beridjazah Kotakpos 217 – Bandung (ini alamat Kursus Tertulis). Untuk kursus lisan, berhubunganlah dengan : Naripan 7- Bandung.
Halaman kelima (maaf tidak kami scan) berisi tentang riwayat kisah nyata Diktator kedjam yang haus kekuasaan dan perepmuan bagian ke-3. halaman ini diberi tajuk HIDUPKU YANG PENUH SIKSA DERITA. Tokoh yang kejam tersebut kali ini mengangkat nama Porfiro Rubirosa.
Rubrik ini menaghabiskan halaman 5, 6 dan masih bersambung di halam 31.
Halaman 7 memuat rubric Foto dan kisah. Judul yang diangkat adalah Aktris dan handuk. Ada dua Foto yang pajang yakni Foto BARBARA NICHOLAS aktris berambut pirang yang berpose hanya berbalut handuk, dan pose lain bersama seorang laki-laki, juga masih dalam BARBARA NICHOLAS berbalut handuk juga.
Catatan kecil:
Dalam dunia sastra Indonesia, sastra modern, nama Motinggo Boesje. Sudah tidak asing lagi. Terakhir sebelum meninggal, beliau menulis sebuah cerpen berjudul Dua Tengkorak Kepala yang menceritakan tentang tengkorak-tengkorak GAM di Aceh. Cerpen yang diterbitkan di Kompas ini meraih penghargaan sebagai Cerpen Terbaik Pilihan Kompas tahun 2000. Selain dalam bentulk cerpen dan Novel, Motinggo Boesje juga menulis berbagai naskah teater (drama). Salah satu yang terkenal adalah MALAM JAHANAM.
Kita loncat halaman saja, ya …
Halaman 19 memuat tentang perjalanan wisata ke Sumatera, tepatnya ke Danau Toba. Di halaman ini disajikan tiga foto kegiatan wisata di danautoba. Ada perahu, pemandangan saosir dan ada pula action beberapa orang pewisata.
Nah untuk halaman ke 23, Varia menampilkan beberapa buah iklan sebagai berikut:
Nah, kalo iklan ini ada di halaman 29. Iklan pasta gigi Bintang Tudjuh
Nah, Toean dan Njonjah sekalian. Kalau Toean dan Njonjah memiliki majalah lawas dan pengen mempublikasikan ke khalayak ramai, silahkan scan majalahnya lalu posting ke Blog. Gratis kok. Majalah atau buku lawas memiliki unsure sejarahe. Kita yang hidup di tahun 2008, 2009 dst menjadi tahu sedikit banyak apa yang terjadi saat tahun 50 atau 60-an.
Minggu, 23 November 2008
ISLAM, melestarikan kembali Agama Ibrahim
Dalam kitab agama Islam, Al-Qur'an, Allah menerangkan dan menegaskan tentang salah satu hakikat kehadiran Agama Islam yakni: Melestarikan ajaran yang pernah di bawa Nabi Ibrahim.
Ibraham (Abraham) adalah nabi semua agama. Ibrahim diakui oleh Yahudi, Nasrani, dan Islam. Siapa sih Ibrahim itu ?
Ibrahim terlahir dari seorang ayah yang bekerja sebagai pembuat patung bernama Aaazar {Tarih} bin Tahur bin Saruj bin Rau' bin Falij bin Aaabir bin Syalih bin Arfakhsyad bin Saam bin Nuh A.S..
Ibrahim lahir dan dibesarkan di daerah yang disebut "Faddam A'ram" teritorial kerajaan Babilonia. Saat itu raja yang memerintah Babilonia bernama Namrud bin Kan'aan, seorang Raja yang kejam, bengis dan sangat Otoriter.
Sebuah kisah menyebutkan, berkat seorang paranormal hebat saat itu memberitahukan kepada Namrud, bahwa Tuhan akan menurunkan seorang Nabi yang akan meminpin kaun Babilonia dan Arab. tentu saja berita tersebut sangat mengancam posisi namrud sebagai Raja.
Akhirnya Raja Namrud segera mengambil tindakan. semua bayi laki-laki yang lahir harus di bunuh, tanpa kecuali.
Namun Tuhan berkehendak lain. Ibu Ibrahim hamil tanpa tanda-tanda kehamilan. perutnya tidak membesar juga tidak ngidam dan mual-mual. tak ada yang mengetahui kehamilan ini, tidak juga tetangga dan suaminya sendiri.
Ketika tiba-tiba ibu Ibrahim mengeluarkan air ketubannya, ia sendiri sangat terkejut. perutnya sangat mulas. sang suami yang mengetahui keadaan demikian segera melarikan sang istrinya menuju tempat persembunyian.
Ayah dan Ibu Ibrahim harus segera bersembunyi, sebab jika tidak mere dituduh telah menyembunyikan kehamilan.
Aturan telah diterapkan bahwa semua istri yang hamil harus melapor dan antara istri dan suami harus dipisahkan. semua perempuan yang hamil berada di bawah pengawasan team Namrud. Kemudian selamatlah Ibrahim.
Ibrahim muda hidup di antara kerasnya bebatuan tempat ia disembunyikan. namun bebatuan itulah yang menempa dirinya menjadi orang yang teguh pendirian sekalipun harus menghadapi pilihan hidup atau mati.
dalam kesendiriannya tersebut, Ibrahim mencari Tuhan. Siapa pencipta dirinya dan semua yang pernah dia lihat dan pernah ia temukan ? kenapa manusia menyembah patung yang dibuat oleh tangan Ayahnya sendiri ?
Demikianlah Ibrahim dalam pencariannnya selalu bertanya dan, tiap ia menemukan tuhan ia tidak puas. Semula ia menyangka matahari adalah Tuhan, namun ketika matahari terbenam, ia beralih ke bulan, kemudian bintang, kemudian gunung, samudera, angin, tanah, gurun, pohon, hingga semua tuhan yang pernah ia dapatkan tak pernah ia merasa terpuaskan. jangan-jangan Tuhan tidak ada ?
Tidak mungkin, jika tidak ada, siapa pencipta semua ini ? mungkinkah semua ini hanya kebetulan ? kenapa harus kebetulan ? ah tidak mungkin. semua ini bukanlah hal yang kebetulan. semua yang pernah aku lihat dan aku rasakan bukanlah kebetulan. apsti ada yang berkarya di balik semua ini. tapi siapa ?
jika aku tak tahu siapa tuhanku, pasti aku adalah termasuk orang-orang yang tersesat. Untuk apa semua kehidupan duniawi ini, jika aku tak tahu siapa Tuhanku.
Dalam suasana kacau di dalam bathinnya yang penuh dengan pertanyaan-pertanyaa, lalu turunlah Wahyu dari Allah, bahwa Allah adalah Tuhan Semesta alam ini. Allah adalah penguasa di langir dan Bumi. Allah penguasaa dan pencipta segalanya. dan Allah-lah yang akan membangkitkan manusia dari kematiannya dan meminta setiap mausia untuk bertanggung jawab.
Wahyu yang di dapat dari Ibrahim sangat jelas dan sangat memantapkan hati Ibrahim. setelah kewahyuan tersebut, Ibrahim menjelajah ke ibu kota. Berdakwah kepada semua penduduk yang saat itu menyembah patung penjelmaan dari dewa-dewi. semua penduduk menyembah dewa-dewi, karena Raja juga demikian. siapa yang tidak patuh terhadap raja, maka akan dipenggal-lah lehernya. Ibrahim menjelaskan kepada setiap orang yang ditemuinya: "Enyahkan patung dan berhala-berhala itu dari kehidupan dan fikiranmu. Dewa-dewi yang berujud patung itu bukan tuhanmu. bukan pula dzat yang membuatmu menjadi kaya, miskin, beruntung, rugi, sehat atau sakit. patung-patung itu hanya buatan manusia, Syetan dan iblis telah mengarahkan kalian untuk menyekutukan Tuhan yang sebenarnya. Tuhan yang sebenarnya adalah Allah. sembahlah Allah."
tak hanya berpidato dan berceramah, Ibrahim juga menghancurkan semua patung-patung di sebuah kuil, dan Ibrahim mengecualikan sebuah patung yang paling besar.
manakala penduduk menjumpai bahwa patung-patung di kuil hancur dan hanya menyisakan satu patung yang besar, makin percaya pula penduduk, bahwa patung yang paling besar ternyata telah dilindungi oleh Sang Dewa sehingga tidak dapat dihancurkan oleh Ibrahim.
Namrud akhirnya menerima laporan, bahwa Ibrahim telah menghancurkan semua patung di kuil, namun Ibrahim tak mampu menghancurkan patung terbesar. mendengar laporan tersebut, Namrud marah dan menginstruksikan kepada pasukannya untuk menangkap Ibrahim lalu disuruh membakarnya hidup-hidup.
tak lama berselang, Ibrahim yang sedang mengajak menyadarkan beberapa orang untuk meninggalkan patung-patung dan dewa-dewi, akhirnya dengan mudah ditangkap dan di bawa ke pinggir kuil yang di hancurkannya.
Namrud bertanya kepada Ibrahim, "Ibrahim kenapa kau menghancurkan patung-patung di kuil ini?"
Ibrahim yang telah terikat segera menjawab, "Ya, silakah tuan tanya sendiri kepada patung itu," sambil menunjuk patung terbesar yang masih utuh
"Keparat kamu, mana mungkin patung itu bisa berbicara kepadaku, ia hanya sebongkah batu yang cuma bertengger di situ" jawab Namrud marah
"Nah, tahupun engkau mengenai hal itu, jika tak bisa kau harapkan apapun darinya, mengapa kau biarkan dirimu dan seluruh penduduk ini menyembah patung-patung yang cuma bertengger itu?"
"Ibrahim, kami tidaklain adalah pengikuts etia apa yang telah nenek moyang kita ajarkan. Kau sekarang telah kualat karena tak mempercayai apa yang telah nenek moyang kita ajarkan. sekarang nyalakanlah api itu, lemparkan Ibrahim ketengah-tengah api. biar semua orang tahu, siapa namrud ini. biar semua orang tahu, siapa yang berani menggugat nilai-nilai luhur nenek moyang kita, maka akan aku binasakan" demikian akhir pidato Namrud.
begitu api besar menyala di antara tumpukan kayu yang demikian menumpuk tinggi, ibrahim di lemparkan ke tengah-tengah api. Namun karena kekerasan hati ibrahim yang kuat dan tak sedikitpun ada rasa takut akan gertakan namrud, juga tak menjadi ragu-ragu atas ancaman namrud, sehingga hati Ibrahim tetap sepenuhnya yakin akan kebenaran Allah dan kebenaran segala yang telah diwahyukan kepadanya, atas ijin Allah:
firman Allah:"Hai api, menjadilah engkau dingin dan keselamatan bagi Ibrahim."
akhirnya ibrahim selamat. tak sedikitpun luka bakar yang menyentuh tubuh dan bajunya.
Peristiwa ajaib Ibrahim tersebut mencengangkang masyarakat di Babilonia. sedikit demi sedikit, lunturlah keyakinan penduduk Babilonia yang mempercayai dewa-dewi, patung-[atung dan tempat-tempat keramat. Jadilah Ibrahim menjadi nabi penyelamat penduduk Babilonia dari terjerumus ke lembah kesesatan akibat Paganisme (aliran menyembah berhala) dan Politheisme (aliran menyembah banyak Tuhan)
Rabu, 12 November 2008
BUKU SEKOLAH ELEKTRONIK
Buku Sekolah Elektronik
KataKunci: BSE, HET
Tahun 2008, terjadi sebuah peristiwa penting bagi dunia pendidikan sekaligus bagi dunia penerbitan buku pelajaran. Setelah tahun 2007 hingga 2008 pemerintah membuka lowongan naskah-naskah teks Buku Ajar untuk jenjang SD-SMP-SMA/SMK bagi para penulis buku teks ajar dan para guru (untuk kemudian naskah-naskah yang telah diseleksi BSNP+PERBUK tersebut dibeli hak ciptanya total senilai 10 Miliar rupiah), maka pada akhir tahun 2008 ini seluruh warga negara Indonesia dibebaskan untuk memperbanyak teks buku ajar tersebut. dan jika hendak diperjual belikan, maka pemerintah telah memberi patokan Harga Eceran tertinggi (HET).
Kisahnya, konon BSE adalah buku elektronik, dengan perantaraan dunia maya, maka siapapun bisa nge-downloadnya (istilah bhs Indonesianya: diUNDUH). Namun kisah ini berakhir dengan tuaian protes. Pihak sekolah sulit nge-download. bahkan setelah berhasil didownload, buku BSE yang masih bentuk file tersebut juga tidak mudah untuk di Printout hingga menjadi sebuah buku (ribet, butuh kertas banyak, tinta yang harus cukup tersedia, penjilidan manual yang tidak rapi dll).
Entah kesemuanya hanya skenario pemerintrah apa bukan, yg jelas pemerintah mengeluarkan kebijakan HET (Harga Eceran Tertinggi). Kebijakan ini dikeluarkan untuk mengatur para pihak yang menjual buku BSE unduhan. dengan adanya HET maka penerbit tidak bisa mengambil keuntungan maksimum, dan harapan terbesar pemerintah, bahwa pembeli (konsumen, siswa, pelajar, guru, ortu, murid) dapat mendapatkan harga buku yang murah.
Kenapa Pemerintah Mengeluarkan Kebijakan BSE dan HET ?
Masalah pendidikan menjadi isu yang sangat santer di publik politik. Politisi memandang hal yang sangat praktis bahwa masalah pendidikan terletak pada buku. kesimpulan politisi di dasarkan pada keluhan ortu bahwa setiap Tahun Ajaran Baru dan kenaikan kelas selalu saja siswa harus membeli buku (entah dengan harga yang lebih murah atau harga lebih mahal dari toko buku) yang jelas siswa harua membeli buku. berangkat dari keluhan inilah, pemerintah menganggap bahwa masalah buku adalah masalah yang sudah dianggap mengacaukan negara. Oleh sebab itu, akhirnya Negara melalui pemerintah mengintervensi peredaran buku pelajaran melalui dikeluarkannya BSE dan intervensi harga melalui kebijakan HET
Saat ini (nov 2008) telah terdapat ratusan Penerbit Kagetan yang mengunduh BSE dan menjual ke sekolah-sekolah dengan harga HET dari pemerintah. ratusan Penerbit Kagetan ini menganggap bahwa ini adalah kesempatan emas mereka untuk mencari keuntungan dari pasar buku dengan jumlah konsumen jutaan siswa (SD-SMP-SMA dan SMK). tapi betulkah adanya kesempatan emas itu ?
Perang Rabat!!!
Pengamatan saya di lapangan mengenai adanya ratusan Penerbit Karbitan yang mencoba mengais kesempatan emas di BSE menunjukkan adanya persaingan tidak sehat (bisa jadi para penerbit karbitan itu tidak sisap secara manajerial). Bayangkan saja. jika pada tanggal 1 November 2008 diskon yang saya dengar untuk BSE adalah hanya 5% diberikan kepada sales dari penerbit, sedangkan sekolah tidak diberi diskon. namun selang beberapa hari berikutnya diskon tersebut naik (penerbit pesaing memberikan tambahan lebih banyak diskon) menjadi 7%. beberapa hari berikutnya naik setengah% lagi menjadi 7,5%. tak lama beberapa hari berikutnya rabat BSE menjadi 10%, kemudian naik lagi menjadi 12,5%, 15%, 17%, 17,5%, 20%, dan hingga hari ini (tanggal 13 November 2008) diskon Buku BSE yang diberikan sales dari penerbit adalah sebanyak 25%. mungkin minggu-minggu depan bisa menembus angka 30%. Bukam Nain.
Berikut Skema perjalanan (distribusi) BSE :
Skema 1
File BSE -->diunduh penerbit untuk dicetak--> distributor -->Sales -->Konsumen/Sekolah
Skema 2
File BSE -->diunduh penerbit untuk dicetak-->Sales -->Konsumen/Sekolah
Beberapa percetakan, mereka mengunduh langsung BSE untuk kemudian dicetak sendiri dan di pasarkan sendiri. Dalam kasus lain, percetakan tidak mengedarkan sendiri melainkan melalui perantara sales. sales ini adalahs ales lepas, dalam artian keuntungan sales hanya didapat dari pembagian rabat yang diberikan percetakan. Namun di luar dua sistem distribusi di atas, terdapat juga distribusi INVESTASI, yakni: Para Investor memborong ribuan Eksemplar buku BSE yang sudah dicetak oleh Percetakan tertentu. INVESTOR ini membeli dengan tunai kepada percetakan. sebagai imbal baliknya, percetakan memberikan Rabat besar kepada INVESTOR. Barulah INVESTOR menyerahkan urusan pemasaran kepada Sales NonKaryawan (Freelance)
Kenapa disebut Sales Non Karyawan (sales Freelance) ?
Sales Non Karyawan adalah sales yang tidak digaji dan tidak mendapat fasilitas apapun. sales ini hanya mendapatkan upah dari keuntungan yang diperoleh jika sales tersebut berhasil menyisihkan rabatnya dengan konsumen langsung. jika Konsumen meminta Full rabat, makasales Freelance akan tidak mendapat keuntungan bahkan akan rugi alias TOMBOK. Sales non Karyawan ini harus pintar-pintar membagi sisa rabat setelah diambil konsumen untuk beban-beban: Makan-minum, Transportasi, Penyusutan kendaraan, PPh 1,5%, materai, Kesehatan dll. Setelah dikurangi beban-beban tersebut, maka barulah sales non karyawan tersebut mendapatkan untung. TAPI MUNGKINKAH ?
Misal, sebuah buku BSE berbandrol HET: Rp 10.000. Pihak Distributor memberikan rabat kepada Sales Non Karyawan sebanyak 20% (Rp 2,000). Pihak konsumen meminta rabat 10% (Rp 1,000). maka sisa rabat yang didapatkan sales non karyawan adalah 10% atau Rp. 1,000 untuk setiap buku.
jika sales ini mendapatkan order 10,000 eks, maka 10% yang ia terima adalah:
10.000 eks x Rp 10.000 = Rp 100,000,000 (seratus juta Brutto)
rabat yang diberikan distributor= 20% atau Rp. 20,000,000
rabat tersebut harus diberikan konsumen sebanyak = Rp. 10.000,000
sehingga sales non karyawan tersebut hanya mendapatkan sisa rabat = Rp. 10,000,000
dari Rp, 10,000,000 yang berhasil dikantongi sales, maka sales ini harus menanggung :
1. uang makan
2. biaya kesehatan
3. bensin (transportasi)
4. Penyusutan kendaraan
5. Perawatan kendaraan
6. Sewa mobil box
7.PPh 1,5% untuks etiap transaksi di atas 1 juta
8. materai Rp. 6,000 untuks etiap transaksi di atas 1 juta
Jika dalam satu bulan sales non karyawan tersebut mendapat sisa rabats ebanyak : Rp 10,000,000 maka setelah dikurangi beban dan biaya-biaya perhari dalam satu bulan:
1. makan 3kali x 5,000 x 30 hari : Rp 450,000
2. biaya kesehatan selama 1 bulan : Rp 150,000
3. bensin setiap hari 3 Liter x 30 hari x Rp 6,000 : Rp 540,000
4. Penyusutan kendaraan selama 1 bulan ; Rp 150,000
5. Perawatan kendaraan (Service dan ganti oli) : Rp 50,000
6. Sewa Mobil box dlm 1 bulan 2 kali : Rp 500,000
7.PPh 1,5% untuk tansaksi Rp 100,00,000 : Rp 1,370,000
8. materai Rp 6,000 untuk tarnsaksi dengan 100 sekolah : Rp, 600,000
9. biaya lain-lain (kerusakan buku, ongkos kuli, uang rokok dll) Rp 190,000
maka total pengeluaran dalam satu bulan adalah: Rp, 4,000,000,-
sehingga keuntungan yang didapat adalah : 10,000,000 - 4,000,000 = 6,000,000 per bulan
Namun mungkinkah seorang sales mendapat order 100,000,000 dalam satu bulan mengingat orang yang terjun dalam Kue BSE ini begitu banyak ?
Jika sisa rabat sebelum beban yang didapat sales hanya Rp 5,000,000 (karena ia berhasil menjual 5,000 eks x 10,000 = Rp 50,000,000. Rabat 2)5 dibagi konsumen dengan sales. @ 10%) maka setelah dikurangai beban operasional dalam satu bulan sebanyak Rp, 2,922,000 maka keuntungan yang sales peroleh tersisa: Rp 2,078,000
1. makan 3kali x 5,000 x 30 hari : Rp 450,000
2. biaya kesehatan selama 1 bulan : Rp 150,000
3. bensin setiap hari 3 Liter x 30 hari x Rp 6,000 : Rp 540,000
4. Penyusutan kendaraan selama 1 bulan ; Rp 150,000
5. Perawatan kendaraan (Service dan ganti oli) : Rp 50,000
6. Sewa Mobil box dlm 1 bulan 2 kali : Rp 500,000
7.PPh 1,5% untuk tansaksi Rp 100,00,000 : Rp 682,000
8. materai Rp 6,000 untuk tarnsaksi dengan 100 sekolah : Rp, 300,000
9. biaya lain-lain (kerusakan buku, ongkos kuli, uang rokok dll) Rp 100,000
maka total pengeluaran dalam satu bulan adalah: Rp, 2,922,000,-
sehingga keuntungan yang didapat adalah : 10,000,000 - 4,000,000 = 2,078,000 per bulan
jika 2,500 eks yang terjual dalam satu bulan, maka setelah dikurangi beban operasional, pendapatan yang sales terima adalah:
2,500eks x Rp 10,000= Rp 25,000,000
rabat 20% = Rp 5,000,000 (10% utk konsumen dan 10% untuk sales)
maka keuntungan sebelum beban yang di dapat sales = Rp. 2,500,000 (rabt 10% dari penjualan)
Beban operasional sales selama 1 bulan adalah : Rp 2,300,000 (kira-kira)
maka dalam satu bulan sales hanya mendapat keuntungan bersih hanya : Rp, 200,000
Berikut Hitung beban operasional sales selama 1 bulan jika perolehan penjualan 2,500 eks
1. makan 3kali x 5,000 x 30 hari : Rp 450,000
2. biaya kesehatan selama 1 bulan : Rp 150,000
3. bensin setiap hari 3 Liter x 30 hari x Rp 6,000 : Rp 540,000
4. Penyusutan kendaraan selama 1 bulan ; Rp 150,000
5. Perawatan kendaraan (Service dan ganti oli) : Rp 50,000
6. Sewa Mobil box dlm 1 bulan 2 kali : Rp 250,000
7.PPh 1,5% untuk tansaksi Rp 100,00,000 : Rp 340,000
8. materai Rp 6,000 untuk tarnsaksi dengan 100 sekolah : Rp, 30,000
9. biaya lain-lain (kerusakan buku, ongkos kuli, uang rokok dll) Rp 90,000
Beban operasional sangat sulit untuk diminimalkan, maka satu-satunya jalan jika ingin mendapatkan keuntungan besar, maka sales harus melakukan beberapa alternatif di bawah ini:
1. Mengecilkan rabat untuk konsumen
2. Menjual lebih banyak lagi buku (misal 10,000,000 eks per bulan)
nah Sales Non Karyawan BSE baru sangat cocok jika sales tersebut belum berkeluarga. Lain cerita jika sales tersebut sudah berkeluarga, maka bebab akan semakin melejit.
Buku BSE dengan kebijakan dikeluarkannya peraturan HET memang murah, tapi mampukan pemerintah memikirkan para salesnya yang harus menanggung sekian banyak beban ?
Jika rabat 10% untuk sales, 10% untuk konsumen, 30% untuk INVESTOR, 10% untuk percetakan, maka buku BSE HARGA PRODUKSINYA SEKITAR 35% s.d 40%
Itu artinya: jika harga sebuah buku BSE adalah 10,000 maka
Rp 1,000 = untuk keuntungan sales (belum dikurangi beban operasional sales lho ?)
Rp 1,000 = untuk keuntungan konsumen
Rp 3,000 = untuk keuntungan Investor
Rp 1,500 = untuk keuntungan Percetakan
maka tersisa biaya produksi sebesar =Rp 3,500
Nah, jika biaya Cetak saja Rp 3,500/ per eks, padahal pemerintah minta (menuntut) kualitas kertas isi yang bagus, kualitas kertas sampul bagus, kualitas penjilidan, kualitas lem, kualitas warna, kualitas cetak yang bagus, maka mungkinkah buku BAGUS BSE AKAN TERWUJUD ? Emang sebuah mesin cetak sekelas Heidelberg tidak membutuhkan biaya yang besar ?
jawaban pemerintah (mungkin lho ?) : "Mmmm ... perolehan keuntungan untuk INVESTOR jangan besar-besar"
Komentar saya: "Lho, untung 30% saja, mereka masih spekulasi, apa bener keuntungannya akan segitu banyak yang akan ia peroleh. jangan-jangan malah tombok karena dikemudian hari ada peraturan baru mengenai kurikulum dan isi buku. belum lagi jika keuntungan 30% masih di kurangi beban. bisa-bisa perolehan laba hanya 10% s/d 15%. Nyimpan buku digudang kan riskan: Kena air lah, lembab lah, kena Rayap lah, kenapa kebakar lah ... pokoknya ga' save.
Komentar pemerintah (mungkin lho ?) : "Ya, kalo begitu untuk konsumen jangan ada diskon!"
Komentar saya: "Lho, kalo namanya barang dijual di pasar, di mana-mana tetep ada persaingan. nah diskon inilah yang memicu orang untuk memilih produk yang ditawarkan sales. wajar jugakan kalo diskon nyampe 10% ke konsumen, lha wong Pemerintah aja kalo mau belanja pasti minta harga PASnya, alias harga Nettonya! tanya ja ke KPK, KPK pasti akan memberi rujukan agar setiap instnasi pemerintah harus belanja ke toko yang menjual dengan harga yang lebih murah dengan kualitas sama dengan harga yang mahal.
Komentar Anda ?





